Pompa Air Bebas Energy

Mungkin saja diantara kita belum banyak yang tahu kalau pengembangan tehnologi irit daya atau bahkan juga bebas daya telah banyak dikerjakan. Paradigma kalau manusia sangat bergantung dengan daya listrik serta minyak bumi, telah demikian kuat hingga tak beberapa orang tahu bila pengembangan tehnologi paling barukan atau bahkan juga free energy telah banyak diperkembang serta mulai diterapkan di kehidupan keseharian.

Tehnologi pompa umpamanya, sekarang ini telah terdapat banyak cara untuk mengalirkan air dari satu tempat ke tempat lain dengan tanpa ada memakai daya listrik sekalipun. Hal semacam ini karena pompa-pompa tersebut sekalipun tak memakai motor listrik untuk menggerakkannya. Serta tersebut disini salah satunya :

1. Pulser Pump

Pulser pump bisa mengangkat air dari dalam tanah dengan memakai cara spesifik. Air dari permukaan tanah masuk kedalam tanah lewat satu saluran bernama trompe yang mempunyai design spesifik hingga ada hawa dari atas yang turut masuk ke bawah menuju satu reservoir. Reservoir ini menyatukan beberapa hawa yang masuk kedalam tanah hingga meraih desakan spesifik. Satu saluran/pipa di buat dengan posisi ujung bawah ada pas dibawah pertemuan pada air dengan hawa pada reservoir.

Waktu hawa didalam reservoir makin besar serta telah meraih ujung pipa, jadi hawa itu bakal mendorong air yang masuk kedalam pipa. Hingga dengan cara kontinyu bakal terbentuk gelembung hawa yang bakal mendorong air ke atas. Makin tinggi trompe yang dipakai, jadi makin besar juga desakan hawa yang bisa terbentuk didalam reservoir, hingga makin tinggi juga air yang bisa di dorong ke atas.

Prinsip Kerja Pulser Pump

2. Hydraulic Ram Pump

Pompa type ini telah cukup umum dipakai dimana-mana, lantaran sudah diketahui mulai sejak era ke 18. Prinsip kerjanya yaitu dengan memakai dampak water hammer yang berlangsung pada aliran air, dan penambahan alat mekanis berbentuk katub penyearah (check valve) serta katub buangan (waste valve). Untuk menyetabilkan debet keluaran air dapat pula dipakai akumulator, serta system dirangkai sesuai sama gambar berikut ini.

Hydraulic Ram Pump

Komponen Hydraulic Ram Pump :
1. Pipa inlet
2. Aliran air pada Waste Valve
3. Pipa outlet
4. Waste Valve
5. Check Valve
6. Tabung Akumulator

Air mengalir lewat pipa inlet menuju keluaran waste valve. Style kinetik serta kecepatan aliran air selalu tingkatkan style angkat waste valve hingga disuatu waktu valve itu bakal tertutup sebentar. Mengakibatkan yaitu berlangsung fenomena water hammer yang bakal buka check valve mengalirkan air ke atas menuju pipa outlet. Setelah itu ketika style angkat rendah, air dari segi inlet kembali mengalir serta keluar menuju outlet waste valve. Serta demikian selanjutnya siklus pompa ini bekerja.

3. Pompa Air Tenaga Panas

Pompa type ini adalah tehnologi pompa air free energy yang terbaru diperkembang oleh beberapa pakar. Mereka yaitu beberapa peneliti dari Thermofluidics Ltd. yang berikan nama tehnologi ini dengan Non-Inertive-Feedback Thermofluidic Engine (NIFTE). Tehnologi NIFTE ini tak memakai daya listrik sekalipun, ia cuma membutuhkan sumber panas seperti matahari atau panas bumi agar bisa memompa air.

Pompa Air Tenaga Panas

Prinsip Kerja Pompa Air Tenaga Panas

Prinsip kerja dari pompa ini yaitu dengan memakai dua buah silinder (1, 2) diisi air yang sama-sama tersambung di segi atas (3) serta bawah, di segi bawah ada throttle valve (4) atau sejenis penghambat aliran. Pada segi silinder (1) sumber panas diilustrasikan dengan sisi berwarna merah, sedang kondensor atau pendingin dengan warna biru. Ketika air di silinder (1) alami pemanasan oleh sumber panas (5), bakal berlangsung ekspansi/evaporasi hingga desakan didalam silinder naik meraih desakan output.

Desakan berikut yang bakal mendorong air di silinder (2) keluar lewat segi outlet (7) serta discharge check valve (6). Ketinggian air pada silinder (2) yang turun menyebabkan air pada silinder (1) beralih ke silinder (2) akibat style gravitasi. Air di silinder (1) meraih ketinggian kondensor (8) serta alami sistem pendinginan, menyebabkan desakan didalam kolom (3) turun serta air masuk lewat pipa inlet (9) yang diperlengkapi check valve. Ketinggian air didalam ke-2 silinder kembali naik serta siklus pompa selalu berulang dari pertama lagi.